Kekasih Zikrullah yang mati di bunuh oleh teman
kantornya
Pagi
itu disebuah rumah sakit hosana seorang perempuan sebut saja namanya wati
nurdidah sedang mempertaruhkan nyawa untuk anaknya yang sebentar lagi akan
lahir. Sementara sang suami, sebut saja Ahmad Nuzul sedang cemas diluar ruangan
kelahiran anaknya, sambil berharap istri dan anaknya selamat. Lalu dokterpun
mendatanginya. Sang dokter mengatakan bahwa anak dan istri bapak selamat. Sang
suami yang sebelumnya cemas, kini berubah menjadi gembira riang dan ia berterima
kasih kepada Allah SWT. Lahirlah Zikrullah kedunia dengan suara tangisan yang
sangat indah.
Wati :
Alhamdulillah. Akhirnya anak kita lahir.
Ahmad : Ya,
Alhamdulillah anak kita sehat. Lihat wajahnya tampan. Oh ya kita harus
memberikan nama yang bagus untuk anak kita ma.
Wati : mau dikasih
nama apa ?
Ahmad : hmmm,
aku sudah memikirkannya ma. Zikrullah Ramadhan.
Wati :
Zikrullah Ramadhan? Nama yang sangat bagus pa. Zikrullah Ramadhan yang artinya mengingat Allah SWT di bulan Ramadhan.
Ahmad : semoga
anak kita kelak menjadi anak yang berguna ya ma.
Wati : Amin ya
Allah..
Singkat
cerita Zikrullah Ramadhan yang kini berusia 23 tahun tinggal di Bandar Lampung
bersama neneknya sebut saja namanya Mak Laila. Kedua orang tua Zikrullah
Ramadhan telah meninggal dunia karena kecelakaan saat itu Zikrullah masih
berusia 10 bulan. Zikrullah yang kini menjadi anak yatim piatu dan kemudian
diasuh oleh Mak Laila. Mak laila sangat menyanyangi Zikrullah, dia tidak ingin
melihat zikrullah sedih dan dia ingin melihat Zikrullah setiap hari bahagia.
Karena ia telah kehilangan kedua orang tuanya oleh karena itu Mak Laila ingin
membahagiakannya. Kini sudah 23 tahun lamanya Mak Laila merawat Zikrullah, dan
sudah saatnya Zikrullah pergi merantau ke jakarta untuk mencari pekerjaan.
Mak Laila :
Zikrullah,, sudah 23 tahun kau berada di lampung dan selama 23 tahun juga aku
sudah merawatmu nak. Kini kau sudah tumbuh menjadi anak yang dewasa.
Zikrullah :
iya, Mak. Terima kasih sudah merawatku hingga aku menjadi seperti sekarang.
Terima kasih banyak mak. Aku tidak akan pernah melupakan kebaikan apa yang
sudah mak berikan kepadaku.
Mak Laila :
sekarang apa rencanamu nak? Apa kau akan tetap tinggal disini bersama mak, atau
kau ingin merantau mencari pengalaman baru?
Zikrullah :
aku akan pergi dari sini dan aku ingin mencari pekerjaan di jakarta mak.
Mak Laila :
Zikrullah ,, Mak mendukung rencanamu pergi ke jakarta. Raihlah cita-citamu
setinggi bintang. Mak akan selalu mendoakanmu. Dan semoga pekerjaanmu disana
lancar.
Zikrullah :
Amin Mak, terima kasih doanya.
Kemudian
Zikrullah Ramadhan berpamitan dengan Mak Laila dan segera pergi ke kota jakarta
dengan menaiki kereta api. Sesampai di
stasiun Djuanda, Zikrullah segera mencari tempat tinggal dan mencari pekerjaan.
Setelah melalui perjuangan yang berat akhirnya Zikrulah tiba disebuah kantor
ternama di jakarta, PT. Asuransi Jiwasraya untuk melamar pekerjaan. Setelah
mengikuti tes akhirnya Zikrullah diterima kerja di Asuransi Jiwasraya.
Zikrullah tak henti-hentinya bersyukur kepada Allah SWT, karena bisa diterima
bekerja di perusahaan Asuransi Jiwasraya. Waktu terus berjalan Zikrullah
berkenalan dengan seorang wanita cantik yang bekerja di kantor yang sama
dengannya. Wanita cantik itu bekerja sebagai kepala seksi sebut saja namanya
Pinka. Keduanya pun terlihat sangat akrab, dan akhirnya mereka jatuh cinta.
Percintaan antara Zikrullah dengan Pinka rupanya membuat Andre iri hati kepada
Zikrulah. Andre yang menjabat sebagai Administrasi merasa sangat marah terhadap
Zikrullah yang telah merebut wanita yang selama ini ia rindukan. Didalam hati
andre , seharusnya dia yang pantas mendapatkan cinta Pinka ketimbang Zikrullah
yang notabenya hanyalah anak kampung.
Andre : hai
Zikrullah!! Sesungguhnya kau tidak pantas memiliki cinta Pinka. Hanya dia yang
suka kepadaku! Bukan kau Zikrullah !! kau hanyalah orang kampung disini. Kau
tidak pantas berada disini. Jangan bermimpi kau bisa mendapatkan Pinka! Dasar
tak tahu diri kau !
Zikrullah : kenapa
kau berkata seperti itu kepadaku? Apa salahku kepadamu. Aku tidak bermaksud
mengambil Pinka darimu. Kita bisa bicara baik-baik.
Andre : aku
tidak butuh bicara denganmu! Kesalahanmu terbesar adalah merebut Pinka dariku!
Zikrullah : aku
tidak merebut Pinka darimu. Pinka hanya mengganggapmu sebagai temannya tidak
lebih dari itu Andre.
Andre :
bohong!
Zikrullah : terserahlah
kau mau bilanng aku bohong apa nggak. Aku lelah hari ini! Aku tidak ada waktu
bertengkar denganmu. Masih banyak
pekerjaan yang harus aku selesaikan ketimbang berurusan denganmu.
Andre : Huh!
Aku tidak suka nada bicaramu! Kau membuat aku naik darah!
Pinka : hai
Andre apa-apaan kau ini!! Bikin malu
saja disini! Ini bukan tempat untuk bertengkar!
Andre : yang
bikin malu siapa? Dia atau aku..
Pinka : sudah
cukup Andre!! Aku tidak mau mendengar omonganmu lagi! Ayo kita pergi dari sini Zikrullah tidak ada
gunanya meladeni dia.
Zikrullah : maafkan
aku Pinka. Gara-gara aku, hubunganmu dengan Andre jadi berantakan.
Pinka : tidak
Zikrullah. Ini bukan salahmu. Sejak awal aku memang tidak suka dengan Andre.
Tapi Andre sering mengejar-ngejar aku.
Zikrullah :
Pinka, apa kau malu punya pacar sepertiku yang tidak punya apa-apa dan aku
hanyalah orang kampung!
Pinka : kenapa
aku harus malu denganmu. Justru aku sangat suka punya pacar seperti dirimu. Kau
tidak hanya baik, tapi juga kau orang yang sangat bertanggung jawab dalam hal
apapun.
Zikrullah : terima
kasih Pinka. Kau begitu baik padaku.
Pinka : sama-sama
Zikrullah, ayo kita makan malam. Aku sudah lapar nih..
Zikrullah : iya
aku juga lapar nih, tapi, kita mau makan malam dimana?
Pinka : bagaimana
kalau kita ke restoran sederhana takana juo?
Zikrullah :
kalau begitu ayo kita pergi kesana.
Namun
hubungan Zikrullah dengan Pinka tidak direstui oleh mamanya Pinka sebut saja
namanya Yeni. Ia lebih memilih Andre dari pada Zikrullah. Sementara itu ayahnya
Pinka sebut saja namanya Ahmad sangat setuju jika Pinka menikah dengan
Zikrullah. Karena menurut Ahmad, ia merupakan orang yang baik hati, sopan
santun, dan juga sangat bertanggung jawab.
Zikrullah :
Pinka, maaf ya aku tidak mampir kerumahmu dulu. Soalnya aku punya banyak
pekerjaan yang harus aku selesaikan. mungkin lain kali saja aku kerumahmu. Kau tidak
keberatan kan?
Pinka : tidak
usah dipikirkan Zikrullah. Bersamamu seharian ini sudah membuatku bahagia. Terima
kasih ya sudah mengantarkan aku pulang.
Zikrullah :
sama-sama. Baiklah aku pulang.
Yeni : mama
sudah katakan berkali-kali kepadamu! mama tidak setuju jika kau sampai menikah
dengan Zikrullah. Kau tahu dia tidak punya apa-apa. Dia orang kampung tidak pantas bersanding denganmu. Apa yang
kau harapkan darinya? Dia hanyalah orang miskin!
Pinka : sudah
cukup Ma! Kenapa mama menilai Zikrullah sampai seperti itu? Dia orangnya baik,
sopan, dan sangat bertanggung jawab.
Yeni :
pokoknya mama tidak setuju! Andre bisa membuat masa depanmu cerah!
Ahmad :
sudahlah Ma! Biarkanlah Pinka memilih pasangannya sendiri, menurut papa dia
anak yang baik dan dia bukanlah orang egois yang mementingkan diri sendiri.
Papa bahagia kau menikah dengannya.
Pinka : Pa,
terima kasih sudah mempercayai Zikrullah.
Pada
akhirnya Zikrullah menikah dengan Pinka di Masjid Istiqlal Jakarta. Mereka pun
resmi menjadi pasangan suami istri. Namun ditengah kebahagiaan Zikrullah dan
Pinka, ternyata Andre memendam rasa iri dengki. Andre sangat membenci Pinka
bersama Zikrullah. Perasaan Andre berkecamuk melihat pemandangan yang
seharusnya ia impikan. Zikrullah telah
membuat Andre malu dihadapan teman-temannya. Maka ia menyusun rencana jahat
untuk menghabisi nyawa pinka dan membuat Zikrullah menderita.
Andre :Tok!
Tok!tok! Assalamualaikum.
Pinka :
Walaikumsalam, Andre!(terkejut) untuk apa kau datang kemari?
Andre : Aku
datang kesini hanya ingin menyampaikan ucapan selamat atas pernikahanmu dengan
Zikrullah.
Pinka : Terima
kasih atas ucapannya. Sekarang kau pulanglah. Aku ada urusan lain.
Andre : kok
kau kesal banget sama aku, dengar aku kan datang kesini punya niat baik, lagi
pula disini tidak ada si anak kampung itu.
Pinka : sudah
cukup Andre!! Kau tidak pernah berubah selalu menghina Zikrullah! Sekarang kau
cepat pergi dari sini sebelum aku panggil polisi!
Secepatnya
Andre mengambil pisau yang ada di kantong celana belakangnya lalu menghujamkan
telak ke arah jantung Pinka berkali-kali. Tubuh Pinka roboh seketika di lantai,
darah berceceran dimana-mana. Andre yang panik segera meninggalkan Pinka yang
sedang sekarat dan tiba-tiba Zikrullah datang kerumah.
Pinka :
AAAAAGGGHHH!!! An,,,Andre ,, teganya kau menusukku,, Blugh (roboh dilantai)
Andre : Aku
benci melihat kalian berdua menikah, lebih baik kau mati saja!!
Zikrullah :
Astaghfirullah! Ada apa ini! Kau... Andre apa yang kau lakukan disini? Kenapa
kau menusuk Pinka!? Jawab pertanyaanku!!! Kau sudah kelewatan! Kau sudah
membuatku marah!
Andre : aku
membunuhnya!
Zikrullah :
kurang ajar kau!! Kau manusia keji! Kau harus membayar semua ini, Bak! Buk!
Bak! Buk!
Andre : ughh
Zikrullah :
kau harus mempertanggung jawabkan perbuatanmu! Aku tidak mau melihat wajahmu
lagi! Kau pantas dipenjara seumur hidup!
Kemudian
Andre yang sudah babak belur di hajar Zikrullah, akhirnya ditangkap polisi. Di
pengadilan ia divonis mati atas pembunuhan berencana. Sementara itu, Zikrullah
dan keluarga mengantarkan jenazah Pinka ke tempat peristirahatannya yang
terakhir di TPU karet. Setelah ditinggal Pinka untuk selama-lamanya, Zikrullah
bersama keluarga Pinka tinggal bersama. Sementara Yeni , mamanya Pinka sadar
bahwa ternyata Andre adalah seorang pembunuh keji yang telah menghilangkan
nyawa anaknya ia buta akan kebaikan Zikrullah selama ini. Yeni pun meminta maaf
kepada Zikrullah.
Zikrullah :
aku sudah ikhlas di tinggal pinka untuk selama-lamanya. Dia istri yang baik dan
selalu menyanyangi aku.
Yeni :
Zikrullah ,, maafkan mama. selama ini mama sudah salah menilaimu nak, mama
selalu menghinamu.
Zikrullah :
aku sudah memaafkan mama. Ini sudah takdir Allah. Kita yang masih hidup ini
hanya bisa mendoakannya semoga Pinka di
berikan tempat yang indah disisi Allah SWT.
Ahmad : amin
ya Allah...
TAMAT