Conditional Sentence (Kalimat Pengandaian) adalah kalimat yang digunakan untuk meng-andaikan sesuatu yang pada
kenyataannya belum terjadi atau tidak terjadi, serta digunakan untuk
mengungkapkan pengandaian yang pengandainnya tidak terjadi seperti apa yang diharapkan.
Beberapa hal yang perlu diingat dalam kalimat
pengandaian :
- Kalimat
pengandaian terdiri dari dua bagian, yaitu induk kalimat (main clause) dan
anak kalimat (sub clause dalam bentuk if clause).
- Struktur
kalimat pengandain (conditional sentence) dapat diubah-ubah.
- Ketika
induk kalimat berada di depan, maka tidak perlu menggunakan pemisah berupa
tanda koma (,) antara induk dan anak kalimat.
- Ketika
posisi anak kalimat berada di depan, maka tanda koma (,) digunakan untuk
memisahkan induk dan anak kalimat.
Conditional Sentence type 1 (Kalimat pengandaian tipe 1) digunakan untuk
mengandaikan sesuatu yang belum terjadi pada waktu sekarang dan memiliki
kemungkinan untuk terjadi dalam waktu dekat. Kalimat semacam ini menjelaskan
untuk menyatakan suatu pola sebab dan akibat.
A. Conditional Sentence Type 1 (Kalimat Pengandaian
Jenis 1)
Main Clause : Future ( Will + V1)
If Clause : Present (V1)
If+ subject + VI (Simple Present Tense) + Subject + will + VI
(Present
Future)
I’ll pick you up tomorrow If you ask me to.
(aku akan menjemputmu besok jika kau menyuruhku)
If I teach, what will you ask?
(Kalau saya mengajar, apa yang akan kau tanyakan?)
If you cry, I will leave you.
(kalau kau menangis, aku akan meninggalkantmu)
He will be punished you, if you make mistake.
(Dia akan menghukum kau, kalau kau membuat kesalahan)
He’ll repair motorcycle, If you pay.
Dia akan memperbaiki sepeda motor, kalau kau bayar)
Conditional Sentence Type 2 (Kalimat pengandaian tipe 2) ini
mengacu pada situasi di masa sekarang, yakni sebuah aksi yang mungkin pada masa
sekarang dapat terjadi jika situasi pada masa lalu dilakukan. Conditional
sentence dapat digunakan ketika hasil dari condition (syarat) tidak memiliki
atau hanya sedikit kemungkinan untuk terwujud karena condition-nya tidak
mungkin dipenuhi dimasa sekarang.
- Conditional
Type 2 (Kalimat pengandaian tipe 2) merupakan kalimat yang digunakan untuk
mengung- kapkan sesuatu yang tidak mungkin terjadi atau yang bertentangan
dengan kenyataan pada waktu sekarang. Kalimat dengan tipe ini digunakan
untuk menyatakan suatu khayalan.
- Fakta
yang dari kalimat pengandaian tipe 2 adalah pada saat kalimat tersebut
diujarkan apa yang diandaikan tidak terjadi.
- Were digunakan
baik oleh subjek tunggal maupun jamak. Namun, ada kalanya bentuk was digunakan
pada subjek (I, he, she, it) ketika digunakan pada
percakapan tidak formal.
B. Conditional
Sentence Type 2 (Kalimat Pengandaian Jenis 2)
Main Clause : Would + Verb 1
If Clause : Past (Verb 2)
If you had money, what would
you do?
(Kalau kau punya uang, apa
yang akan kau lakukan?)
Fakta : you didn’t have money.
She would be grateful, if she
invited to wedding party.
(Dia akan senang sekali, kalau
dia diundang ke pesta pernikahan)
Fakta : she doesn’t invite to wedding
party.
If you won ligue 1 you would
get gold medals.
(Kalau kau memenangkan liga
perancis kau akan mendapatkan medali emas)
He would be angry with you if
you didn’t accept her.
(Ia akan marah jika kau tidak
menerimanya)
If I had grew (grow) wings, I would fly.
Conditional Sentence Type 3 (Kalimat
pengandaian tipe 3) Merupakan aplikasi kejadian masa lampau atau simple past
tense, kejadian yang harus sudah dipenuhi di masa lalu. Terkadang, di masa
lampau kita mempunyai keinginan yang tidak dapat kita wujudkan. Lalu kita ingin
bercerita kepada teman atau orang lain.
- Conditional
Type 3 (Kalimat pengandaian tipe 3) merupakan kalimat yang mengandaikan
sesuatu yang sudah terjadi dan tidak terjadi di masa lalu. Tipe kalimat
ini biasanya digunakan untuk menyatakan suatu penyesalan.
- Fakta
yang diungkapkan dalam kalimat pengandaian ini adalah bahwa apa yang
diandaikan tidak pernah terjadi di masa yang lalu.
Conditional sentence dapat
mengungkapkan kejadian atau pengandaian yang terjadi pada waktu yang berbeda.
Misalnya, klausa if (anak kalimat) mengungkapkan kejadian pada
waktu lampau [past), sedangkan induk kalimat mengungkapkan kejadian
yang sekarang [present).
C. Conditional Sentence Type 3 (Kalimat Pengandaian Jenis 3)
Main Clause :
Would Have + Verb 3
If Clause : Past Perfect
If I Had
passed the examination I would have gone abroad.
(Jika aku
telah lulus ujian aku telah akan pergi ke luar negeri)
She would not
have come to the party , If you hadn’t picked her up.
(dia tidak
akan telah datang ke pesta tersebut,
Jika kau telah menjemputnya)
I would have
visited more of ten, If you had not lived (not, live)
If I had
known, I would have helped (help)
Exercise
1. If I Had
enough apples, I (bake) .............. an apple pie this afternoon.
A. Bakes
B. Would Bake
C. Would Have
Bake
D. Will Bake
2. I (make)
............ a tomato salad for the picnic tomorrow if the tomatoes in my
garden are ripe.
A. Had make
B. Had made
C. Will make
D. Would make
3. I (make)
............ a tomato salad for the picnic tomorrow if the tomatoes in my
garden were ripe.
A. Would make
B. Would have
make
C. Will make
D. Had made
4. If the weather
is nice tomorrow, we (go) ................. to the zoo.
A. Would go
B. Will go
C. Would have
gone
D. Goes
5. If the weather
were nice today, we (go) .......... to
the zoo.
A. Went
B. Going
C. Will go
D. Would go
6. If the Weather
had been nice yesterday, we (go) .......... to the zoo.
A. Would go
B. Would goes
C. Would have
gone
D. Going to
7. If I were you,
I ........................... their invitation.
A. Would accept
B. Will accept
C. Would have
accept
D. Accept
8. If they had
studied, They ............. the exam.
A. Had passed
B. Would have
passed
C. Will passed
D. Pass
9. I would help
him, If I ............. (not, busy)
A. Were not
B. should not
C. Will not
D. Would not
10. Ms. Astuti will
call you, If the package ....... (arrive) today.
A. Will arrive
B. Had arrive
C. Is arrives
D. Had not arrive
Tidak ada komentar:
Posting Komentar