Sabtu, 26 Oktober 2013

Bab.4 Pemuda dan Sosialisasi


Tugas ke 3 ilmu Sosial dasar (ISD)
Bab 4 Pemuda dan Sosialisasi

Pengertian Pemuda

Pemuda diidentikkan dengan kaum muda yang merupakan generasi bangsa, yang akan menentukan perubahan-perubahan dimasa yang akan datang. Sebagai seorang mahasiswa/mahasiswi kita adalah pemuda yang memiliki intelektual yang dapat berpikir demi perubahan dan kemajuan negara ini. Telah kita ketahui bahwa pemuda atau generasi muda merupakan konsep-konsep yang selalu dikaitkan dengan masalah nilai. hal ini merupakan pengertian idiologis dan kultural daripada pengertian ini. Di dalam masyarakat pemuda merupakan satu identitas yang potensial sebagai penerus cita-cita perjuangan bangsa dan sumber insani bagi pembangunan bangsanya karma pemuda sebagai harapan bangsa dapat diartikan bahwa siapa yang menguasai pemuda akan menguasai masa depan.

Jadi Para Pemuda merupakan tokoh yang sangat berpengaruh dalam membantu  memproklamasikan kemerdekaan Republik Indonesia. Kaum pemuda dapat bersatu untuk mewujudkan kepentingan bersama dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan agar tetap menjadi lingkungan yang bersih dan indah.


Pengertian Sosialisasi

Sosialisasi adalah proses yang membantu individu melalui media pembelajaran dan penyesuaian diri, bagaimana bertindak dan berpikir agar ia dapat berperan dan berfungsi baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat. Berikut pengertian sosialisasi menurut para ahli :
Charlotte buhler
Sosialisasi adalah proses yang membantu individu-individu belajar dan menyesuiakan diri, bagaimana cara hidup, dan berpikir kelompoknya agar ia dapat berperan dan berfungsi dengan kelompoknya.
Peter berger
Sosialisasi adalah suatu proses dimana seseorang menghayati serta memahami norma-norma dalam masyarakat tempat tinggalnya sehingga akan membentuk kepribadiannya.
Soerjono soekanto
Sosialisasi adalah suatu proses mengkomunikasikan kebudayaan kepada warga masyarakat yang baru.

Peran Sosial Mahasiswa dan Pemuda di Masyarakat

Mahasiswa adalah kelompok pelajar yang bisa dikatakan sebagai golongan terdidik, karena mampu untuk mengenyam pendidikan tinggi, di saat sebagian yang lain dalam usia yang sama masih bergelut dengan kemiskinan dan keterbatasan biaya dalam mengakses pendidikan, terutama pendidikan tinggi.
            Predikat tersebut tentulah dapat disinonimkan bahwa mahasiswa merupakan kaum intelektual, yang mempunyai basis keilmuan yang kuat sesuai dengan jurusan yang diambil masing-masing mahasiswa, yang berarti kemampuan akademik mahasiswa dapat diandalkan sebagai salah satu asset negara ini. Tetapi, mahasiswa juga merupakan sebuah entitas social yang selalu berinteraksi dengan masyarakat dari segala jenis lapisan, sehingga dalam hal ini mahasiswa pun dituntut untuk memainkan peran aktif dalam kehidupan social kemasyarakatan. Mahasiswa juga mampu mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh dosen dan selesai tepat pada waktunya. Mahasiswa juga turut andil dalam bantuan sosial dan juga peduli terhadap orang yang tidak mampu. Itu merupakan peran sosial mahasiswa. Sementara peran pemuda di masyarakat yakni : kaum pemuda dapat membantu membersihkan lingkungan secara bersama-sama, saling berinteraksi antar sesama, menciptakan kerukunan di dalam masyarakat.
Potensi-Potensi Generasi Muda
Potensi-potensi yang terdapat pada generasi muda yang perlu dikembangkan adalah sebagai berikut :

Idealisme dan Daya Kritis
Secara sosiologis generasi muda belum mapan dalam tatanan yang ada, sehingga ia dapat melihat kekurangan dalam tatanan dan secara wajar mampu mencari gagasan baru.

Dinamika dan Kreativitas
Adanya idealisme pada generasi muda, menyebabkan mereka memiliki potensi kedinamisan dan kreativitas, yakni kemampaun dan kesediaan untuk mengadakan perubahan, pembaharuan,

Keberanian Mengambil Resiko
Perubahan dan pembaharuan termasuk pembangunan, mengandung resiko dapat meleset, terhambat atau gagal. Namun, mengambil resiko itu diperlukan jika ingin memperoleh kemajuan.

Optimis dan Kegairahan Semangat Kegagalan tidak menyebabkan generasi muda patah semangat. Optimisme dan kegairahan semangat yang dimiliki generasi muda merupakan daya pendorong untuk mencoba lebih maju lagi.

Sikap Kemandirian dan Disiplin Murni Generasi muda memiliki keinginan untuk selalu mandiri dalam sikap dan tindakannya.

Terdidik
Walaupun dengan memperhitungkan faktor putus sekolah, secara menyeluruh baik dalam arti kualitatif maupun dalam arti kuantitatif.

Keanekaragaman dalam Persatuan dan Kesatuan. Keanekaragaman generasi muda merupakan cermin dari keanekaragaman masyarakat kita. Keanekaragaman tersebut dapat menjadi hambatan jika dihayati secara sempit dan eksklusif.

Patriotisme dan Nasionalisme
Pemupukan rasa kebanggaan, kecintaan, dan turut serta memiliki bangsa dan negara dikalangan generasi muda perlu digalakkan karena pada gilirannya akan mempertebal semangat pengabdian dan kesiapan mereka untuk membela dan mempertahankan NKRI.

Kemampuan Penguasaan Ilmu dan Teknologi Generasi muda dapat berperan secara berdaya guna dalam rangka pengembangan ilmu dan teknologi bila secara fungsional dapat dikembangkan sebagai Transformator dan Dinamisator.

Sebutkan 7 dari Sosialisasi

1) Seorang Anak Berbakti kepada Orang tua serta menjaga orang tuanya.
2) Seorang Ayah selalu bercerita tentang hal-hal yang baik kepada anak-anaknya
3) Guru mengajari murid tentang pelajaran
4) Perintah sebagai komunikasi.
5) Komunikasi nonverbal atau komunikasi satu arah yang berasal dari orang tua.
6) Sosialisasi berpusat pada orang tua.
7) Anak memerhatikan harapan orang tua.

Masalah-Masalah Generasi muda

Berbagai permasalahan generasi yang muncul pada saat ini antara lain :
1.      Menurunnya jiwa idealisme, patriotisme,dan nasionalisme dikalangan masyarakat, termasuk jiwa pemuda.
2.      Kekurangpastian yang dialami oleh generasi muda terhadap masa depannya.
3.      Belum seimbangnya antara jumlah generasi muda dengan fasilitas pendidikan yang tersedia, baik formal dan informal. Tingginya jumlah putus sekolah yang tidak hanya merugikan generasi muda sendiri, tetapi juga merugikan bangsa.
4.      Kekurangan lapangan kesempatan kerja serta tingginya tingkat pengangguran dan setelah pengangguran dikalangan generasi muda mengakibatkan berkurangnya produktivitas nasional dan memperlambat kecepatan laju perkembangan pembangunan nasional serta dapat menimbulkan berbagai problem sosial lainnya.
5.      Kurangnya gizi yang memperlambat perkembangan kecerdasan, dan pertumbuhan.
6.      Masih banyaknya perkawinan dibawah umur.
7.      Pergaulan bebas yang membahayakan sendi-sendi moral bangsa.
8.      Merebaknya penggunaan NAPZA dikalangan remaja.
9.      Belum adanya peraturan perundang-undangan yang menyangkut generasi muda.
Contoh kasus.
Di Indonesia sampai saat ini penyebaran Narkoba begitu merajarela. Hampir seluruh pelosok Indonesia banyak yang mengkonsumsi Narkoba. Tempat-tempat yang paling banyak penyebaran Narkoba seperti : disko, sekolah, tempat karaoke, perkumpulan preman-preman, tempat pelacuran dan tempat-tempat maksiat lainnya. Ini yang membuat orang tua khawatir terhadap anak-anak mereka. Narkoba dapat menghancurkan masa depan anak bangsa dan Narkoba juga dapat membunuh si pemakai. anak-anak muda yang mengkonsumsi narkoba rata-rata usianya 17 sampai 20 tahun. dan bahkan ada yang sampai meninggal akibat mengkonsumsi Narkoba. Jenis-jenis Narkoba yang sering dikonsumsi Anak-anak muda diantaranya : putaw, heroin, ganja, dan jarum suntik. Akibat mengkonsumsi Narkoba secara terus-menerus banyak pelajar yang melakukan seks bebas. Ini sangat buruk bagi anak-anak bangsa. Seperti yang sudah kita ketahui Narkoba merupakan Obat yang sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kematian. Orang yang sudah terjerumus kedalam Narkoba, berarti dia adalah pengikut setan.

Analisis saya : Narkoba sangat berbahaya bila dikonsumsi. Sudah banyak orang yang terjerumus akibat mengkonsumsi Narkoba. Ini sangat buruk bagi kesehatan kita. Narkoba tidak hanya membuat tubuh kita menjadi kurus kering, tetapi Narkoba dapat melawan kepada orang tua, dan yang lebih mengerikan Narkoba dapat menghancurkan masa depan kita. Oleh karena itu Aku berharap agar Orang tua selalu menjaga Anaknya dan memberikan nasehat-nasehat yang baik, makan makanan yang bergizi supaya terhindar dari Narkoba. Karena Narkoba merupakan sahabatnya setan yang akan terus menggoda kita di setiap saat
.
Contoh kasus 2
Di Indonesia saat ini banyak anak-anak yang putus sekolah karena faktor Ekonomi.
Biaya yang terlalu besar sehingga Orang tua mereka tidak mampu membiayai mereka sekolah. Akibatnya anak-anak sering mengamen di jalan raya dari pagi hingga malam  hanya untuk mencari uang. Ini sangat memprihatinkan mengingat pendidikan sangat penting untuk meraih cita-cita. Jangankan untuk pendidikan, buat makan sehari-hari saja mereka jarang makan. Pemerintah harus membiayai anak-anak yang tidak mampu supaya bisa sekolah dan meraih cita-cita yang bisa membahagiakan orang tua mereka.

Analisis saya : jangan biarkan anak-anak itu putus sekolah sehingga mereka bekerja sebagai mengamen. Mereka harus sekolah supaya mereka bisa berhasil dan dapat membahagiakan orang tua mereka. Mereka sangat tidak pantas menjadi pengamen.


Referensi : http//:generasimudabangsa.blogspot.com/2011/03/masalah-dan-potensi-generasi-muda.html
http//:celoteh-galang.blogspot.com/2012/10/pemuda-sosialisasi-identitas-perguruan.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar